Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah dan Perhutani menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kepariwisataan.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan pemandu gunung dan pemandu wisata yang kompeten serta profesional, tetapi juga menanamkan komitmen terhadap aspek keselamatan, pelayanan prima, serta pelestarian alam dan budaya,” ujarnya.

Elis berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Ia menilai keberadaan pemandu wisata yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan destinasi wisata yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan, kolaborasi antara pemerintah, Perhutani, dan lembaga pelatihan juga diyakini mampu memperkuat daya saing sektor pariwisata Kabupaten Wonosobo agar semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan.
