Pendaki Diminta Tidak Menyalakan Api
Meski jalur pendakian sudah kembali dibuka, pengunjung tetap diminta menjaga keselamatan dan kelestarian kawasan.
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS, David, mengingatkan para pendaki agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Agar semua pendaki untuk menjaga kawasan Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Masurai dari bahaya kebakaran hutan dan tidak menyalakan api sehingga dapat terjadi kebakaran hutan yang menimbulkan bencana asap,” kata David di Kerinci, Rabu (14/10/2026), dikutip dari Antara.
Pembukaan jalur tersebut mengacu pada Surat Pengumuman Nomor PG.08/T.1/BTK/KSA.04.02/B/10/2026. Kebijakan itu menindaklanjuti memorandum Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem tertanggal 13 Oktober 2026.
BBTNKS tetap meminta pendaki mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta ketentuan yang berlaku selama berada di kawasan taman nasional.
Tiket Pendakian Wajib Dipesan Secara Online
Bagi pendaki yang ingin berkunjung, proses pendaftaran dan pemesanan tiket dilakukan secara daring.
Pengguna ponsel Android dapat memesan tiket melalui aplikasi Ayo Ke Taman Nasional. Sementara itu, pengguna iOS dapat mengakses layanan melalui laman resmi Ayo Ke Taman Nasional.
Setelah tiba di lokasi, pendaki tetap harus menjalani pemeriksaan sebelum memulai perjalanan.
Tahapan tersebut meliputi pemindaian tiket masuk, pemeriksaan kelengkapan administrasi, pengarahan keselamatan atau safety briefing, hingga pemindaian tiket keluar setelah pendakian selesai.
Pengunjung diimbau mengikuti seluruh prosedur tersebut demi menjaga keselamatan selama beraktivitas di kawasan TNKS.
Penyedia jasa perjalanan wisata, pemandu, dan pelaku usaha wisata juga diwajibkan mengurus izin resmi melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Informasi lebih lanjut mengenai SOP dan petunjuk teknis pendakian dapat dilihat melalui portal resmi TNKS.
