Kepergian Ade menambah panjang daftar aktivis Bela Purwakarta yang meninggal dunia sepanjang perjalanan komunitas tersebut selama kurang lebih lima tahun terakhir. Bagi rekan-rekan seperjuangannya, kepergian tersebut bukan sekadar kehilangan seorang pegiat olahraga, tetapi juga kehilangan sahabat dan sosok yang selama ini hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Kini, aktivitas dan kebaikan Ade hanya tinggal kenangan bagi keluarga, sahabat, serta orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya.
Takdir menjadi ketetapan yang harus diterima. Kehidupan memiliki waktunya, begitu pula setiap manusia memiliki batas perjalanan yang telah ditentukan Sang Pencipta. (Red)
