Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Sorawarga

Ikatan Kasih: Kisah Habibi, Bocah Pengidap Hidrosefalus yang Terpaksa Diikat

By RedaksiRabu, 2 April 2025
Habibi bocah pengidap hydrochepalus saat emosinya memuncak. Penggunaan ikatan pun dilakukan sebagai upaya terakhir, bukan sebagai bentuk kekerasan, melainkan sebagai langkah untuk mencegah Habibi melukai dirinya sendiri atau orang lain(Foto: Istimewa)

Ia sering kabur dari rumah, berlari dengan kecepatan luar biasa, melempar benda-benda, dan tidak mengenal bahaya. Televisi sudah hancur, jendela rumah pernah didobraknya, dan ia kerap melarikan diri. Bahkan, ketika mendengar orang menangis, Habibi justru semakin berontak. Kekuatan fisiknya pun seperti anak yang jauh lebih besar usianya.

Di tengah keterbatasan dan kepiluan ini, orang tua Habibi menunjukkan kegigihan luar biasa. Mereka tak pernah menyerah dalam merawat dan mencari pengobatan terbaik untuk anaknya.

Baca Juga:  Kajari Purwakarta Lepas 150 Orang Peserta Mudik Gratis Lebaran Tahun 2023

Meskipun lelah fisik dan mental, mereka tetap teguh menjaga Habibi. Mereka telah berupaya menciptakan lingkungan rumah yang seaman mungkin, dengan mengamankan benda-benda tajam dan rapuh.

Orang tua dan kerabatnya juga bergantian menjaga Habibi siang dan malam, mencoba berbagai cara untuk menenangkannya. Kadang mereka mencoba membacakan dongeng, menyanyikan lagu-lagu anak, atau mengajaknya bermain dengan mainan kesayangannya. Mereka juga mencoba memberikan sentuhan fisik yang menenangkan, seperti mengelus rambut atau memeluk Habibi dengan lembut.

Baca Juga:  Sentuhan Kasih untuk Habibi: Anak Pejuang Kecil di Tengah Keterbatasan
1 2 3
Habibi Hydrochepalus Kisah Bocah Hydrochepalus Kisah Pilu
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Program P3-TGAI Sri Surya Buana Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Poktan Desa Parungbanteng: Utamakan Mutu, Kualitas, dan Kemanfaatan bagi Petani

Rabu, 8 Juli 2026

Dinilai Ganggu Pandangan Pengendara, Gerai Roti’O di Depan Gang Seroja Purwakarta Dikeluhkan Warga

Selasa, 23 Juni 2026

Haul Akbar Mama Sempur ke-51: Momentum Menguatkan Keteladanan Guru di Tengah Krisis Adab Pelajar

Minggu, 26 April 2026

Tuturut Munding: ‘Ti Beurang Batur Puasa, Manehna Jajan Samangka’ Fenomena Ramadan?

Selasa, 3 Maret 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.