“Beberapa dampak negatif perlu diterima agar masyarakat bisa memperoleh manfaat dari teknologi ini dan menggunakannya secara luas,” ujar Altman, seperti dikutip dari The Guardian.
Ia juga menilai regulasi AI yang terlalu ketat berpotensi membatasi perkembangan teknologi.
Dalam pandangannya, masyarakat harus membangun kemampuan untuk menghadapi berbagai risiko yang muncul seiring semakin cepatnya perkembangan AI.
Altman bahkan mengatakan dirinya tidak memilih pendekatan yang menjanjikan tidak akan ada peretasan besar, penipuan, atau penyalahgunaan AI.
Menurut dia, tidak ada sistem yang benar-benar bebas dari risiko. Karena itu, yang lebih penting adalah memastikan manfaat teknologi tetap lebih besar daripada kerugiannya.
Pernyataan Altman tersebut mendapat sorotan dari sejumlah pihak.
Gubernur Florida Ron DeSantis menjadi salah satu tokoh yang menyatakan ketidaksetujuannya.
Ia menilai kebijakan mengenai keselamatan AI tidak seharusnya ditentukan oleh segelintir orang dari perusahaan teknologi besar.
Pemerintah Florida bahkan meminta pengadilan membatasi OpenAI dalam mengembangkan model AI baru apabila belum mendapatkan standar keselamatan yang disetujui pihak ketiga.
Kritik lainnya datang dari Gary Marcus, profesor emeritus New York University.
Marcus menilai pernyataan Altman dapat dimaknai sebagai ajakan agar masyarakat menerima semakin besarnya kekuasaan dan pengaruh perusahaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
