“Konsepnya, pengayuh becak yang biasa mengayuh, yang usianya 55 tahun dan sudah tidak kuat lagi, diberikan becak listrik. Jadi bukan untuk yang masih muda,” kata Om Zein.
Ia menegaskan, para penerima tetap menjalankan aktivitasnya di tempat mangkal masing-masing, sebagaimana lokasi mereka biasa bekerja selama ini.
Dengan adanya becak listrik, para pengayuh lanjut usia seperti Suamadi diharapkan tetap dapat menjalankan profesinya dengan lebih ringan, tanpa harus mengandalkan tenaga fisik sepenuhnya untuk mengayuh becak. (Riyan Kurnia)
