Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, baik melalui pengelolaan destinasi wisata, penyediaan jasa dan produk pendukung, maupun berbagai aktivitas ekonomi kreatif yang dapat berkembang seiring dengan tumbuhnya kawasan wisata tersebut.
Untuk merancang program yang tepat sasaran, Tim KKN-T IPB University terlebih dahulu melakukan observasi dan berdiskusi dengan perangkat kelurahan serta tokoh masyarakat setempat.

Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa Purwamekar memiliki lahan yang berpotensi dikembangkan sebagai area wisata. Namun, hingga saat ini belum tersedia wahana atau atraksi yang mampu menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Berangkat dari temuan tersebut, tim bersama warga kemudian menyepakati pembangunan wahana perosotan tradisional berbahan dasar bambu sebagai daya tarik awal.
Pemilihan konsep tersebut mempertimbangkan biaya pembangunan yang relatif terjangkau serta ketersediaan material bambu yang mudah diperoleh dari lingkungan sekitar.
