Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, tokoh agama, FKUB, dan pemerintah daerah diharapkan dapat melahirkan berbagai program yang memperkuat toleransi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kebinekaan Indonesia.
Kerukunan bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan membangun sikap saling menghormati dan bekerja sama demi kepentingan bersama.
Melalui pertemuan tersebut, Pemuda Katolik dan OMK diharapkan terus mengambil bagian dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta gerakan pemberdayaan masyarakat yang terbuka dan inklusif.
