“Ini merupakan kegiatan sosial yang biasa dilaksanakan oleh PATRAS, terutama santunan anak yatim, kaum jompo, bantuan untuk korban bencana alam, serta pemberian bantuan ke pesantren-pesantren,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan sosial tersebut bersumber dari dana anggota yang dikumpulkan melalui semangat rereongan atau Saseraheun Sabenyeren, yakni kebersamaan dalam berbagi untuk membantu sesama.
“Dengan semangat rereongan, sedikit demi sedikit dari anggota dikumpulkan dan disalurkan untuk kebaikan. Prinsipnya, bersama-sama bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
PATRAS yang merupakan singkatan dari Paguyuban Tatar Sunda telah berdiri selama kurang lebih 20 tahun. Saat ini organisasi tersebut memiliki sekitar 300 anggota yang mayoritas merupakan karyawan PT Indofood Sukses Makmur.
