Kades menambahkan, peringatan Maulid Nabi yang beriringan dengan momen kemerdekaan ini menjadi pengingat bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW adalah pondasi utama dalam membangun karakter masyarakat yang unggul, beradab, dan penuh kasih sayang.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan semangat kemerdekaan menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus mengisi kemerdekaan dengan iman, persatuan, kepedulian, dan karya nyata bagi bangsa,” Ungkap Adam.
Ia menyebut, maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali memahami dan menerapkan ajaran serta keteladanan beliau.
Menurutnya, semangat tersebut sangat relevan dengan momentum kemerdekaan yang mengajarkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Merayakan Maulid Nabi dan mensyukuri kemerdekaan ini menegaskan komitmen kita bersama. Bahwa cinta kita kepada Rasulullah SAW dan cinta kita kepada NKRI serta kerukunan lingkungan adalah satu tarikan napas yang harus selalu kita jaga,” Tegas Adam.
Ia berharap momentum Maulid Nabi dan peringatan kemerdekaan dapat semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap agama dan bangsa secara bersamaan.
“Mari kita jadikan keteladanan Rasulullah sebagai semangat untuk membangun generasi yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa, sehingga kemerdekaan dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (*)
