“Kegiatan ini untuk mendorong masyarakat mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat, seperti menjadi kompos untuk tanaman. Masyarakat diajarkan cara memanfaatkan limbah, seperti sisa sayuran dan kulit buah, menjadi pupuk melalui proses fermentasi,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diedukasi mengenai pengelolaan sampah organik dan manfaat POC bagi tanaman. Peserta kemudian mempraktikkan langsung proses pembuatan pupuk, mulai dari pencacahan limbah dapur, pencampuran bahan, fermentasi, hingga cara penggunaannya pada tanaman.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat, bukan sekadar membuangnya sebagai limbah,” Imbuhnya.
Cep Irfan berharap masyarakat menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri untuk mengelola limbah dapur sehari-hari.
Ia juga berharap masyarakat memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk guna mengurangi sampah rumah tangga dan mendukung kegiatan pertanian.
“Kami berharap masyarakat dapat terus menerapkan pengolahan sampah organik sehingga limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung dibuang,” ungkap Cep Irfan.
Sementara, Kades Pawenang, Romi Taofiq mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 10 KPPM STIE Wikara 2026 di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan potensi desa ke depan.
“Melalu kegiatan bini merupakan bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan sinergi dari berbagai pihak. Dengan adanya program KPPM ini, kami berharap dapat menciptakan inovasi-inovasi baru yang mendukung tercapainya desa yang mandiri dan berkelanjutan,” Ungkap Romi.
Ia merasa terbantu dengan adanya kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari STIE Wikara 2026, khususnya Kelompok 10 KPPM.
“Kegiatan mahasiswa alhamdullilah sangat. Bermanfaat bagi semua warga Desa Pawenang. Dari segi memasarkan UMKM, membuat bak sampah, membuat penerangan jalan, membuat nama jalan lingkungan, sarana pendidikan dan banyak lagi yang lainnya. Kami pemerintah Desa Pawenang mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa dan STIE Wikara Purwakarta,” ungkap Romi. (*)
