Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Gema Tangkas, Inovasi Mahasiswa KKN UNSIKA Bantu Petani Purwakarta Atasi Penyakit Blas

By RedaksiMinggu, 18 Januari 2026
Mahasiswa KKN UNSIKA bersama petani Desa Taringgul Tengah usai peluncuran program Gema Tangkas, inovasi fungisida nabati untuk atasi penyakit blas padi. (Foto: Ist)
Mahasiswa KKN UNSIKA bersama petani Desa Taringgul Tengah usai peluncuran program Gema Tangkas, inovasi fungisida nabati untuk atasi penyakit blas padi. (Foto: Ist)

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana (Keplak) program, Riska Amanda dan Salwa Nabila, menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dalam inovasi yang mereka gagas.

Menurutnya, tujuan utama Gema Tangkas adalah mendorong kemandirian petani agar mampu memproduksi fungisida sendiri secara rutin dengan bahan yang mudah diperoleh. Selain menekan biaya produksi, metode ini juga dinilai lebih aman bagi ekosistem tanah dalam jangka panjang.

“Tujuan utama kami adalah kemandirian petani. Dengan bahan yang murah dan mudah didapat, petani bisa memproduksi fungisida sendiri secara rutin. Ini bukan hanya tentang mengobati penyakit tanaman, tapi juga menjaga ekosistem tanah agar tetap sehat dalam jangka panjang,” jelas Riska dan Salwa.

Baca Juga:  Potensi Cukup Menjanjikan, Petani di Purwakarta Kembangkan Budidaya Jambu Kristal

Program yang dijalankan mahasiswa KKN UNSIKA ini mendapat sambutan positif dari para petani. Ketua Kelompok Tani Desa Taringgul Tengah, Sobandi, mengaku metode pembuatan fungisida nabati yang diajarkan tergolong mudah dan memberikan harapan baru bagi petani dalam menghadapi penyakit blas.

1 2 3 4 5
Inovasi Gema Tangkas KKN Mahasiswa UNSIKA Petani Purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Bukan Sekadar Koleksi Medali, Ini Perjalanan Prestasi Gio Antariksa Siswa SDN 1 Cipaisan Purwakarta

Selasa, 22 September 2026

Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga, Polres Purwakarta Dampingi Bapanas Pantau Harga Beras

Selasa, 22 September 2026

Diskanak Purwakarta Periksa Kesehatan Kuda, Deteksi Dini AHS dan Strangles Diperkuat

Senin, 21 September 2026

Warga Purwakarta, Ini Cara Dapat Cashback Rp25 Ribu dari BJB

Senin, 21 September 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.