Ia berdoa, untuk Purwakarta yang sudah tidak muda lagi, hendaknya Purwakarta maju terus dan makin istimewa yang sesungguhnya.
“Semoga Purwakarta Istimewa sesungguhnya dan istimewa seistimewanya dalam meningkatkan prestasi dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Untuk Pemerintah Kabupaten Purwakarta, KH John menyarankan agar budaya santri di Purwakarta harus digerakkan seperti dalam momentum milangkala ini.
“Dengan melibatkan para santri, sehingga terpadunya religius sosialis ataupun sosialis religius. Kita berdoa agar di beri kekuatan kepada kami dan kuatkan sinergi di antara kami dalam menciptakan perdamaian dan kerukunan agar kami bisa mencetak prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.
KH John juga melangitkan Do’a khusus untuk jajaran pemimpin daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan adalah sebuah amanah besar dari Allah SWT yang membutuhkan kekuatan fisik, kejernihan pikiran, dan kelapangan hati.
“Kami senantiasa mendoakan agar Bapak Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta selalu dianugerahi kesehatan yang paripurna, kekuatan, serta kearifan oleh Allah SWT. Semoga beliau berdua dimudahkan dalam menjalankan amanah mulia ini, membimbing warga, dan merumuskan kebijakan yang membawa kemaslahatan nyata bagi Masyarakat,” Doa KH John.
KH John meyakini bahwa dengan pemimpin yang sehat walafiat, roda pemerintahan akan berjalan dengan baik, sehingga ikhtiar untuk menyejahterakan masyarakat secara lahir dan batin dapat terwujud dengan lebih optimal. (*)
