Chintia Aristi Aprianti, yang akrab disapa Cea, mengatakan kesempatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan karya anak-anak kepada lingkungan yang lebih luas.
“Buat kami, membawa karya anak-anak ke luar kota bukan hanya soal memamerkan hasil lukisan, tetapi juga memberikan pengalaman dan ruang bagi mereka untuk melihat bahwa karya yang dibuat dengan proses dan kreativitas bisa diapresiasi oleh banyak orang,” ujar Cea.
Menurut Cea, setiap karya yang dibawa memiliki cerita dan proses masing-masing. Karena itu, ia ingin anak-anak tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga menikmati setiap proses ketika belajar dan berkarya.
“Kami ingin anak-anak semakin percaya diri dan bangga dengan karya mereka sendiri. Ketika karya mereka bisa dibawa dan dilihat orang lain, itu menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi mereka,” ungkapnya.
