“Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, kami melakukan langkah pencegahan dengan membasahi area yang berpotensi mudah terbakar sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungannya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh sumber api sekecil apa pun.

“Jangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat titik api atau kepulan asap di area lahan dan hutan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api meluas,” tambahnya.
Menurut Febri, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan menjaga lingkungan dari material yang mudah terbakar serta memastikan tidak meninggalkan sumber api di lahan terbuka.
