Sabeum Fikri juga sebelumnya memberikan motivasi agar medali perunggu yang diraih Andi Hafidz menjadi batu loncatan untuk terus berkembang, tetap rendah hati, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar.
Andi Hafidz merupakan putra Bugis asal Sulawesi Selatan yang kini berdomisili di Purwakarta. Meski masih berusia 11 tahun, ia telah menunjukkan semangat dan keberanian untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, Unity Taekwondo Team, serta masyarakat Purwakarta. Pengalaman di Pugnator International Open 2026 diharapkan menjadi bekal bagi Andi Hafidz untuk terus berlatih dan mengukir prestasi di berbagai kejuaraan. (Red)
