Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Peristiwa

Kebrutalan Preman Kampung, Pemangku Hajat Di Purwakarta Tewas Dianiaya

By Gingin PUMinggu, 5 April 2026

Purwakartaupdate, Purwakarta – Suasana bahagia yang seharusnya menyelimuti pesta pernikahan di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, mendadak berubah menjadi tragedi memilukan, Sabtu (4/4/2026), kemarin.

Tuan rumah hajatan, Dadang, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok pria.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas ini terjadi di tengah berlangsungnya acara pernikahan anak korban. Kericuhan bermula saat sekelompok pria datang dan meminta sejumlah uang kepada tuan rumah.

Permintaan tersebut diduga merupakan “jatah” yang kerap diminta dalam acara tertentu, termasuk untuk membeli minuman keras.

Namun, penolakan Dadang justru memicu emosi para pelaku. Bukannya meninggalkan lokasi, mereka malah membuat keributan yang dengan cepat memicu kepanikan di tengah tamu undangan.

Baca Juga:  Menjawab Polemik Dedi Mulyadi dan Mahasiswa Terkait Sampah di Pasar Rebo Purwakarta

Situasi pernikahan yang semula penuh kebahagiaan berubah drastis menjadi mencekam.

Di tengah kekacauan itu, korban yang sedang sibuk mengurus jalannya acara tiba-tiba menjadi sasaran amukan. Ia dianiaya secara brutal menggunakan benda keras hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Jeritan histeris keluarga dan tamu undangan pun pecah, sementara sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan seadanya.

Dalam beberapa rekaman video yang beredar, terlihat suasana kacau dengan warga berlarian. Korban tampak tergeletak tak berdaya di tengah kerumunan. Istri korban, Juju, bahkan tak kuasa menahan duka hingga pingsan di lokasi.

Korban yang mengalami luka akibat kebrutalan para pelaku langsung dilarikan ke RS Bhakti Husada, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.20 WIB.

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Siagakan Ribuan Personil Hadapi Kebakaran Hutan

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reskrim, AKP Uyun Saeful Uyun, membenarkan adanya insiden tersebut.

Ia menyebut kejadian berawal dari keributan yang berujung pada aksi kekerasan.

“Motif pelaku kecewa uang yang diterima tidak uang sesuai keinginan pelaku dan tidak terima ditegur korban karena membuat keributan. kemudian berujung pada pemukulan hingga korban tidak sadarkan diri,” Jelas Aa Uyun sapaan akrab Kasat Reskrim Polres Purwakarta itu, Pada Minggu, 5 April 2026.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ia mengatakan, polisi menemukan benda berupa belahan bambu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, terutama pada bagian kepala.

Ia menyebutkan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga:  Truk Pengangkut Keramik Terguling Di Tol Cipularang, Satu Orang Meninggal Dunia

“Untuk Pelaku sudah teridentifikasi dan dalam pengejaran penyidik,” Telas Aa Uyun.

Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi mengatakan Polres Purwakarta selalu berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan cepat dan tepat.

“Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, mulai dari pengecekan TKP, pengumpulan bukti, hingga pemeriksaan saksi. Kami ingin memastikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.” ucap Enjang.

Ia menegaskan, kejadian ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menjaga keamanan saat menggelar acara keluarga maupun kegiatan sosial, serta segera melaporkan hal mencurigakan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. (*)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Purwakarta, Aa Komara: Maafkan Kami, InsyaAllah Bapak Ahli Surga

Rabu, 5 Agustus 2026

Sorangan Pria Asal Kota Tasikmalaya Ditemukan Meninggal Dunia Di Depan Apotek Purwakarta, Ini Penyebabnya

Rabu, 5 Agustus 2026

Ketua RW 07 Ungkap Kesaksian Warga Terkait Kematian Satpam Jatiluhur, Bantah Isu Vandalisme

Minggu, 2 Agustus 2026

Dua Pedagang Tahu Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM 85 Purwakarta

Jumat, 31 Juli 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.