Dari total 403 kejadian, sebanyak 311 kasus merupakan kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, terdapat 40 kejadian kebakaran rumah, sembilan kebakaran industri, serta 43 kejadian pada objek lainnya.
Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan sepanjang 2025 yang mencatat 165 kejadian kebakaran.
Lonjakan kasus membuat kesiapan armada dan jumlah petugas menjadi semakin penting.
Namun, kondisi kendaraan yang sudah berusia tua kerap menimbulkan masalah saat operasi pemadaman.
Juddy mengakui, keterbatasan tersebut menjadi salah satu persoalan yang harus dihadapi jajarannya dalam menangani berbagai laporan kebakaran.
“Sampai saat ini, kami masih kekurangan anggota Pemadam Kebakaran karena belum memenuhi standar yang dibutuhkan. Kendaraan Damkar yang ada rata-rata sudah sangat tua sehingga sering rusak saat melaksanakan operasi pemadaman,” ujarnya.
Selain armada, jumlah personel Damkar Purwakarta juga dinilai belum mencukupi kebutuhan pelayanan.
Saat ini, terdapat 71 personel yang bertugas. Sementara itu, kebutuhan personel diperkirakan mencapai sekitar 100 orang atau lebih jika mengacu pada standar yang disebutkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 122 Tahun 2018.
