“Lokasi ini sebenarnya beberapa waktu yang lalu sudah dipadamkan oleh Satgas. Namun, melalui pemantauan setiap hari, sejak Minggu hingga pagi ini kembali terlihat beberapa titik yang diduga terjadi kebakaran,” ujar Iwan, Senin (19/10/2026).
Menurut Iwan, titik api dan asap di sekitar bandara perlu segera ditangani untuk mencegah risiko yang lebih besar.
Karena itu, personel gabungan berupaya memastikan api benar-benar padam dan lahan gambut dibasahi secara menyeluruh.
Pembasahan lahan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran gambut karena api dapat kembali muncul apabila bagian yang terbakar belum sepenuhnya padam.
Petugas pun terus melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lokasi kebakaran.
Upaya tersebut dilakukan agar kebakaran tidak meluas dan potensi asap yang mengarah ke Bandara Tjilik Riwut dapat ditekan.
