Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Peristiwa

Ikan Sapu-Sapu Jadi Alarm Bahaya, Ini Kata Dedi Mulyadi

By YadiJumat, 24 April 2026
Ikan sapu-sapu
Ikan sapu-sapu. (Foto: Detik.com)

Purwakartaupdate.com – Meningkatnya populasi ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di Jawa Barat dinilai bukan sekadar fenomena ekologis biasa. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan kondisi tersebut merupakan indikator kuat terjadinya pencemaran lingkungan perairan.

Menurutnya, dominasi spesies ikan sapu-sapu menandakan ekosistem sungai telah mengalami degradasi serius, sehingga hanya jenis ikan tertentu yang mampu bertahan.

“Kalau sungai mengalami penurunan kualitas, maka yang hidup hanya sapu-sapu. Di mana pun ada air yang tercemar, di situ pasti ikan sapu-sapu akan merajai,” ujar Dedi dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:  Musim Penghujan, Masyarakat Diminta Waspada Bahaya Ular yang Masuk ke Pemukiman

Ikan sapu-sapu dikenal memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan dengan kualitas air rendah. Kondisi ini justru menciptakan ketimpangan ekosistem karena ikan endemik tidak mampu bersaing dan perlahan menghilang.

Dedi menilai fenomena tersebut sebagai sinyal biologis yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, keberadaan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar mencerminkan kegagalan menjaga keseimbangan lingkungan sungai.

1 2
Ikan Sapu-Sapu Ikan Sapu-Sapu Jabar Ikan Sapu-Sapu Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Hindari Motor dari Arah Berlawanan, Ambulans Terjun ke Jurang di KBB

Minggu, 25 Oktober 2026

Penumpang KRL Red Line Panik Usai Alarm SOS Berbunyi, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 22 Oktober 2026

BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jabar dan Jateng, Ini Daerah Terdampak

Kamis, 22 Oktober 2026

Semenanjung Korea Memanas, Ini Pemicu Ketegangan Korut dan Korsel

Kamis, 22 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.