Sementara itu, keluarga korban, Eko Permana Jaya, mengungkapkan bahwa salah satu korban merupakan iparnya yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang tahu.
Menurut Eko, sebelum kecelakaan terjadi, korban berangkat dari Kabupaten Sumedang menuju Pasar Plered, Purwakarta, untuk berjualan seperti rutinitas setiap hari.
“Dia memang sehari-hari jualan tahu. Berangkat dari Sumedang ke Pasar Plered untuk jualan,” kata Eko.
Ia mengaku belum mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa kerabatnya tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
