Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Peristiwa

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami

By RedaksiSenin, 20 September 2021
Ilustrasi Sistem Peringatan Dini Tsunami. (Foto: 1SCIENCEID)

PURWAKARTAUPDATE.com | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama kementerian/lembaga terkait tengah menyempurnakan dan mengembangkan Sistem Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami (InaTEWS).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, Hal tersebut menjadi krusial karena fenomena tsunami nontektonik yang terjadi beberapa kali di Indonesia akhir-akhir ini. Bahkan, berdasarkan pencatatan BMKG, lebih dari 90 persen tsunami diakibatkan oleh fenomena tektonik atau kegempaan.

“Karenanya, sistem peringatan dini yang terbangun dan beroperasi saat ini masih terbatas untuk Peringatan Dini Tsunami Tektonik yang dibangkitkan oleh gempa bumi saja,” kata Dwikorita dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

Baca Juga:  Geger, Kemunculan Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter di Kampung Cilampahan Jatiluhur

“Tsunami di Pandeglang, Selat Sunda, Banten yang terjadi tahun 2018 adalah salah satu contoh tsunami non tektonik. Yang terjadi akibat longsor lereng gunung ke laut, yang dipicu erupsi Gunung Api Anak Krakatau, bukan karena gempa bumi,” tambahnya.

Dwikorita menjelaskan, saat terjadinya gempa bumi magnitudo 6,1 di Pulau Seram Maluku Tengah, 16 Juni 2021 yang juga mengakibatkan longsor lereng pantai sehingga berdampak tsunami dengan kenaikan muka air laut sekitar 50 cm.

Baca Juga:  Penemuan Mayat Terduduk Gegerkan Warga Purwakarta, Diduga Sakit Sebelum Meninggal
1 2
BMKG InaTEWS Informasi Gempa Bumi Peringatan Dini Tsunami Peringatan Tsunami BMKG
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Aksi Curanmor di Area Parkir SPPG Sukamanah, Bojong Terekam CCTV, Dua Orang Terlihat Dorong Motor

Minggu, 27 September 2026

Motor Kurir J&T Campaka Diduga Dicuri, Pelaku Terekam CCTV Sebelum Beraksi

Minggu, 27 September 2026

Sensasi Treking Gunung Haur Purwakarta: Jalur Menantang dengan Wisata View Waduk Jatiluhur

Senin, 21 September 2026

Menjajal Gunung Burangrang 2.050 Mdpl: Pesona Sunda Purba dan Tantangan Jalur Pendakiannya

Senin, 21 September 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.