Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Pendidikan

STAIM Purwakarta Buka Tahun Akademik 2026–2027 lewat Stadium Generale, Tegaskan Misi Cetak Ulama, Sarjana, dan Pengusaha

By Bo'ik HakikiSabtu, 10 Oktober 2026
STAIM Al-Muhajirin Purwakarta membuka Tahun Akademik 2026–2027 melalui kegiatan Stadium Generale yang berlangsung di Bale Sawala Yudhistira, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, Sabtu (10/10/2026). Foto: Istimewa.

PurwakartaUpdate – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM) Al-Muhajirin Purwakarta secara resmi membuka Tahun Akademik 2026–2027 melalui kegiatan Stadium Generale yang berlangsung di Bale Sawala Yudhistira, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, Sabtu (10/10/2026).

Mengusung tema “Pesantren, Integrasi Ilmu, dan Transformasi Peradaban: Inovatif Mencetak Ulama, Sarjana, dan Pengusaha”, forum ini menegaskan komitmen perguruan tinggi berbasis pesantren tersebut dalam menyelaraskan ilmu keislaman, sains, pendidikan, dan kewirausahaan untuk menjawab tantangan kebutuhan masyarakat dan bangsa.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh kunci, antara lain Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., yang juga menjabat sebagai Rais Syuriyah PBNU; Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin Pusat, Dr. KH. R. Marfu Muhyidin Ilyas, M.A.; serta Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Dr. KH. Muchlis M. Hanafi, Lc., M.A. Turut hadir Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., Ketua STAIM Purwakarta, H. Deden Saepudin, M.Hum., civitas akademika, jajaran pimpinan perguruan tinggi, dosen, kepala sekolah di lingkungan Al-Muhajirin, serta tamu undangan. Bupati Purwakarta diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Aris Rapelianto, S.T., M.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar seremonial, melainkan pencerminan jati diri kelembagaan yang telah dirintis selama ini.

“Program integrasi adalah kekuatan utama di Al-Muhajirin. Program itu menyatukan nilai-nilai pesantren dan ulama salaf, berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebagai fondasi untuk menjawab persoalan umat dan bangsa. Para mahasiswa adalah kader yang harus siap berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  Fokusdas Purwakarta: Pendidikan Menjadi Kunci Gerbang Menuju Hidup yang Lebih Baik

Saat ini STAIM Purwakarta membina lima program studi, yaitu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang baru saja resmi berdiri. Keberagaman prodi ini merupakan wujud nyata upaya menghadirkan integrasi ilmu yang seimbang antara keilmuan agama, sosial, dan sains.

Salah satu capaian strategis yang disampaikan adalah penyusunan kurikulum biologi berbasis Al-Qur’an, yang dikembangkan bersama Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an oleh dosen-dosen jurusan tafsir STAIM. Dokumen ini dirancang untuk dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah Islam secara lebih luas. Selain itu, penguatan kompetensi guru tahsin dan pembekalan bacaan Al-Qur’an bagi lulusan menjadi prioritas utama. Langkah ini diambil merespons temuan penelitian Kementerian Agama bersama PTIQ yang mencatat sekitar 60 persen guru Pendidikan Agama Islam belum mumpuni dalam bacaan Al-Qur’an.

“Kalau bukan kita dari pesantren, kalau bukan kita dari Al-Muhajirin, siapa lagi yang akan peduli terhadap Al-Qur’an?” tegas Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah.

Jejaring kelembagaan yang dibina Al-Muhajirin kini mencakup 22 unit sekolah mulai dari PAUD, dua pondok pesantren, hingga dua perguruan tinggi. Ekosistem ini diharapkan berfungsi sebagai laboratorium pendidikan yang nyata bagi mahasiswa, khususnya prodi Manajemen Pendidikan Islam dan PGMI, untuk menguji dan mengembangkan model pembelajaran yang memadukan nilai keagamaan dan kemajuan sains. Sementara di sektor ekonomi, koperasi Al-Muhajirin yang dinobatkan sebagai koperasi terbaik se-Jawa Barat pada tahun 2021 menjadi bukti konkret potensi pengembangan ekonomi syariah yang akan didukung oleh lulusan Perbankan Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah.

Baca Juga:  ESTETIK : SDN 2 CIPAISAN SEKOLAH CAGAR BUDAYA 1949

Dalam taujihatnya, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., mengingatkan seluruh hadirin untuk menempatkan nikmat umur dan kesehatan pada hal yang paling bermanfaat, yaitu belajar dan mengajar.

“Nikmat itu paling utama digunakan untuk belajar dan mengajar. Belajar melibatkan empat nikmat sekaligus: mata untuk membaca, telinga untuk mendengar, tangan untuk menulis, dan otak untuk berpikir. Jangan sampai bertambahnya usia membuat kita kehilangan semangat untuk belajar, mengajar, bekerja, dan berdakwah,” pesannya.

Beliau menegaskan lima hal yang harus dijaga secara konsisten: belajar dan mengajar, bekerja mencari nafkah, disiplin waktu dan keuangan, berdakwah serta menjaga hubungan sosial, dan merawat hubungan dengan Allah SWT. Syaikhuna juga menekankan bahwa pengembangan peradaban tidak dapat dilakukan sendirian. Sinergi antar elemen masyarakat — ulama, umara, cendekiawan, dan pengusaha — menjadi keharusan, sebagaimana prinsip empat kekuatan yang selalu ditekankan: ulul ilmi (orang berilmu), ulul albab (orang berakal), ulul amwal (orang berharta), dan ulul abdan (orang yang kuat fisik dan ibadahnya).

Terkait pengelolaan sumber daya, Syaikhuna menyampaikan prinsip hidup yang dipegangnya: rezeki yang diperoleh lebih banyak dialihkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan daripada kemewahan pribadi.

“Kendaraan mungkin hanya digunakan oleh satu atau beberapa orang, sementara ruang kelas dapat digunakan oleh banyak santri untuk menuntut ilmu. Karena itu, saya lebih memilih membangun fasilitas pendidikan daripada mengutamakan kemewahan pribadi,” ungkap beliau.

Baca Juga:  Beli Ganja Secara Online, Empat Orang Pengedar Narkoba di Purwakarta Ditangkap

Kepada para mahasiswa, Syaikhuna berpesan agar gelar akademik bukan tujuan akhir, melainkan sarana peningkatan kualitas diri dan manfaat bagi masyarakat. Beliau juga berharap dapat diwujudkan kajian rutin kitab-kitab turats, sehingga lulusan STAIM tidak hanya menyandang gelar sarjana, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman keagamaan yang mumpuni. Pada penutup, beliau memanjatkan doa Nabi Ibrahim AS agar keberkahan ilmu yang dikembangkan di STAIM senantiasa diridhoi Allah SWT.

Sementara itu, Ketua STAIM Purwakarta, H. Deden Saepudin, M.Hum., menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan awal yang baik untuk melangkah bersama sepanjang tahun akademik yang baru.

“Kepada para mahasiswa, saya berharap semakin rajin mengikuti perkuliahan sehingga visi dan misi perguruan tinggi dapat tercapai bersama. Atas nama STAIM Purwakarta, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Stadium generale ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan pendidikan tinggi berbasis pesantren tidak hanya relevan untuk melestarikan nilai keagamaan, tetapi juga mampu menjawab tuntutan zaman melalui penguatan sains, keterampilan profesional, dan jiwa kewirausahaan. Dengan semangat baru di tahun akademik ini, STAIM Purwakarta menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan yang berperan strategis dalam mencetak generasi ulama yang berilmu luas, sarjana yang berakhlak mulia, dan pengusaha yang berkah.(DJ)

Al-Muhajirin Purwakarta STAIM
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Bukan Laga Biasa, Persib Punya Target Khusus Saat Hadapi Port FC

Rabu, 7 Oktober 2026

Viral Aduan Warga Tegalwaru di IG, Bupati Purwakarta Om Zein Pastikan Bantuan untuk Ibu Herni

Selasa, 6 Oktober 2026

Jejak Prestasi Adreena Saila, Penari Cilik Asal Purwakarta: Juara 1, Koleksi 11 Piala hingga Bawa Jaipong ke Jawa Timur

Selasa, 6 Oktober 2026

Arsyilla Laili, Siswi SDN 1 Munjuljaya Siap Unjuk Bakat Pupuh Pucung di FTBI Kabupaten Purwakarta

Senin, 5 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.