Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan. Dengan kemauan untuk belajar, berproses, dan terus berjuang, latar belakang kehidupan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.
Terpilihnya Dzulfikry sebagai delegasi Indonesia diharapkan dapat memotivasi para santri lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, serta berani tampil dan berprestasi di tingkat internasional.
Kiprah Dzulfikry menjadi salah satu langkah santri Purwakarta untuk menembus panggung dunia, sekaligus membawa semangat bahwa latar belakang pesantren bukanlah batas untuk meraih kesempatan dan prestasi di tingkat internasional. (Red)
