Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Pendidikan

Adab Dan Kejujuran!, Irma Silviani: Itu Yang Kami Khawatirkan Pada Generasi Masa Depan

By Bang ZemKamis, 13 April 2023

PURWAKARTAUPDATE || Melihat serta merasakan pesatnya perkembangan ilmu tekhnologi kian nyata. Membuat suatu pekerjaan dapat lebih praktis, cepat, termasuk informasi dunia dapat diketahui saat itu juga, yang membuat seolah untuk informasinya dunia, cukup hanya klik, saja.

Namun, seiring berkembangnya ilmu dan tekhnologi, justru masalah akhlaq, adab, Budi pekerti, terasa semakin terkikis seolah akan sirna, yang justru akan lebih membuat bahaya jika ilmu dan technologi dikendalikan oleh yang tidak berakhlak baik makan akan malah membuat celaka.

“Bisa dipastikan hampir semua dari kita saat ini merasakan pesatnya ilmu dan tekhnologi. Namun satu sisi kita juga merasakan semakin merosot dan ditinggalkannya  nilai- nilai luhur, akhlaq, Budi pekerti”. Ungkap Irma Silviani, kepala SMPN 1 pasawahan, Rabu (12/4), pagi. 

Baca Juga:  Little-Known Auction: Museum Gets City Support

Menurut Irma, akhlaq atau Adab adalah pondasi sekaligus kunci dalam sebuah tujuan keberhasilan dan keadilan.

“Sehebat, setinggi apapun ilmu seseorang, jika tanpa didasari serta dikerjakan tanpa akhlaq, tanpa kejujuran, yang terjadi justru adalah kerusakan. Angan- angan untuk menuju masyarakat yang berkeadilan hanya sebatas mimpi yang tidak akan pernah terlaksana”. Jelasnya.

Dalam kesempatan Ramadhan kali ini, Irma mengajak khususnya kepada semua warga sekolah SMPN 1 pasawahan untuk belajar sekaligus berlatih untuk bagaimana beradab terhadap teman, orang tua, guru, lingkungan bahkan kepada alam.

“Ramadhan Kali ini kita lebih fokus belajarbserta berlatih tentang Adab, jujur. Baik kepada teman, kepada guru, orang tua, lingkungan bahkan alam, agar kita terus menerus menjaganya, agar hidup dapat rukun, lestari, sehingga Kedepan kita akan memiliki generasi penerus yang berbudi pekerti serta jujur dalam mengemban amanah”, tegasnya. 

Baca Juga:  Fokusdas Purwakarta: Pendidikan Menjadi Kunci Gerbang Menuju Hidup yang Lebih Baik

“Sebagau bahan materi, lanjut Irma, pelajaran serta latihan dalam upaya mewujudkan itu semua, kita dalam proses belajar mengajar, khususnya dibulan ramadhan, ada  Bimbingan Sholat Fardhu, Sholat jenazah, Tata cara bersuci dari Hadas kecil mauoun besar, 
Tahsin/ mahrojul huruf, Aqidah, Akhlaq, Tarikh,
Adab menutup aurat
Zakat fitrah, Muamalah (jual beli), Peduli lingkungan, kebersihan, berbagai/peduli, 
ESQ, serta lainnya”urai Irma.


Kembali Irma menegaskan tentang pentingnya Adab serta Kejujuran dalam menjalani hidup, yang mana kedua hal tersebut adalah modal terpenting dalam setiap hubungan, urusan atau pekerjaan.

“Banyak orang pintar tetapi karena tidak beradab, tidak jujur akhirnya celaka, sengsara. Adab serta kejujuran harus ditanam sedini mungkin, di biasakan. Keahlian, keterampilan, keahlian bisa dilatih dalam waktu yang bisa dikatakan cukup singkat, Tetapi kejujuran harus mulai dari usia  sedini mungkin, dibiasakan juga mulai dari sedini mungkin”. Tegasnya. 

Baca Juga:  Anggaran Gaji Guru Non-ASN Kini Miliki Payung Hukum

Irma pun mengajak khususnya kepada diri dan semua guru, untuk  terus belajar, berlatih, agar dapat menjadi contoh suri tauladan bagi para murid.

“Guru itu, di gugu dan ditiru, apa yang kita ucap dan kerjakan akan dicontoh oleh murid. Untuk itu perlu hatus berucap dan bersikap yang patut ditiru. Ingat peribahasa, guru kencing berdiri, murid kencing berlari, dan kita saat ini ngeri, miris, khawatir sekali terhadap adab serta kejujuran  generasi penerus seperti yang kita bersama ketahui saat ini”. Pungkasnya.

(( Nurdin Cahyadi S.kom ))

Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Gemerisik Dedaunan di Goa Pamijahan: Menelusuri Jejak Sunyi Syeikh Abdul Muhyi Melawan Arus Kolonial

Minggu, 20 September 2026

PMR SMKN Darangdan Boyong Tiga Piala di Lomba Garda Istimewa Se-Kabupaten Purwakarta

Sabtu, 19 September 2026

Sanggar Dangiang Padjadjaran Purwakarta Borong Juara di Lomba Tari Daerah Nusantara Tingkat Nasional 2026

Rabu, 16 September 2026

Kemenhaj Purwakarta Goes To School, Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini

Selasa, 15 September 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.