“Kalau dalam kontrak pengadaannya itu kan minimal 100 ribu. (Kemarin dari China?) Iya itu,” kata Laode.
Meski demikian, target tersebut masih bergantung pada hasil evaluasi dan kesiapan pelaksanaan program. Pemerintah belum menyampaikan seluruh rincian mengenai mekanisme distribusi maupun penggunaan CNG oleh konsumen rumah tangga.
Pengumuman Resmi Menunggu Menteri ESDM
Laode menjelaskan, pengumuman resmi mengenai pelaksanaan program akan disampaikan oleh Menteri ESDM sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia.
Sebelum pengumuman itu dilakukan, pemerintah masih menyelesaikan tahap evaluasi uji coba.
“Nanti yang saat implementasi, tapi mungkin sebelum implementasi akan ada pengumuman resmi dulu dari Pak Menteri ya. Kalau ini kan sampai tahap uji coba ini beliau belum mengumumkan lagi,” terang Laode.
CNG merupakan gas alam yang dimampatkan agar dapat disimpan dan digunakan dalam bentuk tertentu. Pemerintah tengah mengkaji penerapannya untuk kebutuhan masyarakat sebagai alternatif LPG 3 kg.
Namun, penggunaan CNG untuk rumah tangga membutuhkan kesiapan dari sisi tabung, distribusi, keselamatan, dan sarana pendukung. Karena itu, hasil evaluasi menjadi bagian penting sebelum program diterapkan secara lebih luas.
Hingga pengumuman resmi disampaikan, rencana penerapan pada 2027 masih berupa target pemerintah. Masyarakat perlu menunggu informasi lanjutan mengenai harga, cara memperoleh tabung, sistem distribusi, serta ketentuan penggunaannya.
