Memasuki musim 2025, Marquez setidaknya berhasil menyelesaikan Sprint Race di posisi keenam meski harus menjalani Long Lap Penalty. Namun, petaka kembali hadir di balapan utama hari Minggu.
Baru melahap lap pertama, ia terlibat insiden kontak dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7 yang membuat keduanya terseret keluar lintasan. Benturan tersebut bahkan mengakibatkan cedera pada bahu kanan Marquez.
Momen Pembuktian ‘Tahun Ini Akan Berbeda!’
Meskipun memegang rekor unik belum pernah finis di balapan utama tetapi sempat menorehkan hasil positif saat Sprint Marquez menatap edisi 2026 dengan optimisme baru. Menunggangi motor pabrikan Ducati Desmosedici yang kompetitif, pembalap asal Spanyol itu meyakini situasinya kali ini jauh berbeda.
“Tahun ini akan berbeda!” tegas Marquez dengan penuh percaya diri seusai meraih kemenangan ganda di Jepang.
Dengan sisa enam seri dalam kalender balap 2026, setiap poin di Mandalika menjadi sangat berharga. Jika mampu mempertahankan tren performa positifnya dan menaklukkan tantangan teknis Sirkuit Mandalika, Marquez tidak hanya berhasil mematahkan ‘kutukan’ pribadi yang membayanginya selama bertahun-tahun, tetapi juga berpeluang besar merebut takhta pimpinan klasemen dari tangan Jorge Martin.
