Barcelona Sedang On-Fire
Sebaliknya, Barcelona datang ke Turki dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi. Skuad asuhan Hansi Flick ini baru saja menghancurkan Feyenoord 5-1 pada matchday pertama. Kemenangan fantastis tersebut menegaskan produktivitas lini depan Barca yang sedang tajam-tajamnya.
Barcelona juga memiliki catatan positif setiap kali menghadapi klub asal Turki. Mereka tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir melawan perwakilan Super Lig, dengan mengemas tujuh kemenangan dan dua hasil imbang. Tim Catalan bahkan mencatatkan empat kemenangan tandang secara beruntun ke tanah Turki.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada babak 16 besar Liga Europa musim 2021/22. Setelah bermain imbang 0-0 di Camp Nou, Barcelona bangkit dan menang 2-1 di markas Galatasaray melalui gol-gol dari Pedri dan Pierre-Emerick Aubameyang, yang memastikan keunggulan agregat. Kenangan manis ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi skuad Barca.
Kondisi Skuad dan Prediksi Formasi
Kedua pelatih masih harus memantau kondisi beberapa pemain pilar sebelum menentukan starting eleven utama.
Di kubu tuan rumah, Okan Buruk memantau ketat kondisi penyerang utama Victor Osimhen setelah sang pemain kembali dari cedera aduktor dan hanya tampil sebagai pemain pengganti di liga domestik. Wilfried Singo juga diragukan tampil akibat masalah paha.
Beruntung, Lucas Torreira tetap dapat bermain di Liga Champions karena hukuman kartu merahnya hanya berlaku untuk kompetisi domestik Turki.
Galatasaray (4-3-3): Cakir; Gul, Sanchez, Bardakci, Jakobs; Torreira, Sara, Akgun; Sane, Yilmaz, Leao.Pelatih: Okan Buruk.
Di kubu tim tamu, Hansi Flick juga kehilangan beberapa pilar karena cedera. Raphinha (cedera paha), Andreas Christensen, dan Roony Bardghji dipastikan absen. Kondisi gelandang Frenkie de Jong juga masih belum sepenuhnya pasti untuk starter.
Namun, Gabriel Jesus kemungkinan besar kembali menjadi pilihan utama di lini depan setelah mencetak gol melawan Getafe. Bek Eric Garcia juga tersedia setelah menjalani skorsing satu pertandingan, memperkuat opsi di lini belakang.
Barcelona (4-3-3): Garcia; Kounde, Cubarsi, Eric Garcia, Cancelo; Pedri, Rodri, Olmo; Yamal, Jesus, Gordon.Pelatih: Hansi Flick.
Analisis dan Prediksi Skor Akhir
Pertandingan Galatasaray vs Barcelona ini berpotensi berlangsung terbuka, intens, dan menarik untuk disaksikan. Statistik menunjukkan bahwa Galatasaray jarang bermain “aman”; tidak ada satu pun dari 40 pertandingan terakhir mereka di kompetisi UEFA yang berakhir tanpa gol.
Sementara itu, Barcelona di bawah Hansi Flick sangat ofensif. Dari 31 pertandingan terakhir Barca di UCL, total tercipta 141 gol, atau rata-rata mencengangkan 4,55 gol per pertandingan.
