Di sisi lain, tumpuan harapan Indonesia juga berada di pundak Borneo FC Samarinda.
Klub berjuluk Pesut Etam tersebut bersiap melakoni pertandingan perdana mereka di Grup D AFC Challenge League yang dijadwalkan berlangsung mulai 18 Oktober mendatang.
Berada di Grup D, Borneo FC bakal bersaing ketat dengan klub-klub kawasan regional seperti One Taguig, Tainan City, dan Yangon United.
Jika Persib mampu mempertahankan konsistensi performanya di ACL Two dan Borneo FC berhasil meraih hasil maksimal di AFC Challenge League, bukan tidak mungkin koefisien Liga Indonesia akan kembali melesat naik.
Peningkatan peringkat ini sangat krusial karena akan membuka jalan dan menambah jatah kuota klub-klub Indonesia untuk tampil di panggung sepak bola Asia pada musim-musim mendatang.***
