Kedua tim kemudian kembali bertemu dalam Piala Presiden 2025. Persib yang bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Si Jalak Harupat pada 6 Juli 2025 kembali gagal meraih kemenangan setelah kalah 0-2.
Dalam pertandingan tersebut, Teja Paku Alam dipercaya menjaga gawang Persib. Ia harus dua kali mengambil bola dari dalam gawangnya.
Catatan pertemuan itu menjadi perhatian Persib menjelang pertandingan di Bangkok. Teja menilai Port FC saat ini tidak bisa disamakan begitu saja dengan tim yang mereka hadapi pada pertemuan sebelumnya.
Menurutnya, Port FC mengalami perubahan cukup besar, khususnya pada komposisi pemain asing.
Dengan demikian, tim pelatih Persib sudah melakukan analisis dengan mempelajari sejumlah rekaman pertandingan.
“Dan juga Port kita tahu sendiri mungkin hampir mengganti hampir seluruh asingnya mungkin, ya. Jadi kita pasti harus menganalisanya dan pelatih sudah menganalisa itu dengan kita nonton beberapa video,” kata Teja.
Teja Berharap Persib Bawa Pulang Poin dari Thailand
Persib memiliki bekal cukup baik sebelum bertolak menghadapi Port FC. Maung Bandung berhasil mengawali musim dengan dua kemenangan secara beruntun, baik di kompetisi domestik maupun ajang Asia.
Meski demikian, Teja tetap melihat pertandingan perdana ASEAN Club Championship sebagai tantangan baru.
Pasalnya, Persib untuk pertama kalinya tampil dalam kompetisi tersebut.
Karena bermain di kandang lawan, Teja berharap Persib setidaknya mampu membawa pulang poin dari Bangkok. Jika memungkinkan, ia ingin timnya mendapatkan kemenangan.
“Mudah-mudahan kita bisa memberikan hasil yang baik juga. Pertama kali kita ikut Shopee Cup kan, mudah-mudahan bisa meraih tiga poin ataupun yang penting kita bisa mendapatkan poin di Bangkok nanti,” tutur Teja.
Pertandingan melawan Port FC sekaligus menjadi kesempatan bagi Persib untuk memperbaiki catatan pertemuan mereka dengan klub Thailand tersebut.
Maung Bandung kini tinggal mempersiapkan strategi dan menjaga konsentrasi sebelum menjalani laga pembuka ASEAN Club Championship di Bangkok.
