Atletico juga sempat mencetak gol tambahan melalui Jonny Cardoso. Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya handball dalam proses serangan.
Memasuki babak kedua, MU masih berusaha mencari gol penyeimbang. Beberapa peluang sempat didapatkan, termasuk melalui Bruno Fernandes.
Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat MU gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.
Situasi semakin sulit setelah Leny Yoro menerima kartu merah pada menit ke-74. Bek MU itu diusir dari lapangan setelah melakukan pelanggaran terhadap Jonathan David yang berada dalam posisi berbahaya.
Atletico kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Ademola Lookman mencetak gol kedua pada menit ke-78 dan membawa tuan rumah unggul 2-0.
MU mencoba memperkecil ketertinggalan pada sisa pertandingan. Namun, peluang yang didapat Matheus Cunha menjelang akhir laga masih mampu digagalkan Oblak.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan selesai.
Atletico Masih Sulit Ditaklukkan MU
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Manchester United saat menghadapi Atletico Madrid di kompetisi Eropa.
Dari lima pertemuan kedua tim di berbagai ajang Eropa, MU belum pernah menang. Setan Merah mencatatkan dua hasil imbang dan tiga kekalahan, dengan torehan dua gol serta delapan kali kebobolan.
Atletico juga pernah menyingkirkan MU pada babak 16 besar Liga Champions 2021/2022. Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid, Atletico menang 1-0 di Old Trafford dan lolos dengan agregat 2-1.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Atletico masih menjadi lawan yang sulit bagi MU, bahkan ketika pertandingan berlangsung di kandang Setan Merah sendiri.
Bagi Manchester United, kekalahan kali ini menjadi pekerjaan rumah besar. Mereka harus segera memperbaiki efektivitas serangan dan menjaga konsentrasi sejak awal laga agar tidak kembali kehilangan poin di Liga Champions.
