Maresca juga menjelaskan bahwa timnya melakukan sejumlah penyesuaian saat jeda pertandingan. Perubahan itu termasuk pendekatan ketika melakukan pressing terhadap pemain PSG.
“Kami sedikit mengubah cara kami melakukan pressing. Saya rasa kami sempat kehilangan keseimbangan permainan. Meski tertinggal 0-3 di babak pertama, melihat banyaknya peluang yang kami ciptakan di babak kedua, kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik,” katanya.
Menurut Maresca, City harus mampu menjaga keseimbangan permainan ketika berusaha mengejar ketertinggalan. Agresivitas dalam menyerang tetap perlu diimbangi dengan pertahanan yang solid.
Ia juga menyebut pelatih PSG, Luis Enrique, menilai timnya cukup beruntung dalam pertandingan tersebut. Meski demikian, Maresca mengakui City perlu memperbaiki penyelesaian akhir dan pengelolaan permainan.
City Harus Bangkit
Kekalahan dari PSG menjadi hasil mengecewakan bagi Manchester City setelah menjalani periode positif. Berdasarkan bahan sumber, hasil tersebut menjadi kekalahan pertama mereka dalam sekitar dua bulan terakhir, sejak takluk 0-3 dari Arsenal di Community Shield.
Di Liga Champions musim ini, City baru mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Mereka tercatat berada di posisi ke-17 dalam klasemen sementara berdasarkan data yang disertakan dalam laporan awal.
Maresca pun meminta timnya segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. City dijadwalkan menghadapi Ipswich Town pada Sabtu (17/10/2026) pukul 21.00 WIB.
“Kami tentu memohon maaf kepada suporter atas penampilan di babak pertama. Hari Sabtu nanti ada pertandingan Premier League dan kami harus melanjutkan tren positif kami,” tegas Maresca.
City kini dituntut memperbaiki konsistensi permainan agar kekalahan dari PSG tidak mengganggu performa mereka di kompetisi domestik maupun Eropa.
