Catatan Pertemuan dan Analisis Statistik
Secara historis, Real Betis memegang keunggulan tipis atas wakil Eredivisie tersebut. Pada bentrokan tunggal sebelumnya di fase liga Liga Europa musim 2025/2026, Betis sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas Feyenoord.
Selain itu, rapor Betis kala bersua klub asal Belanda tergolong impresif dengan torehan empat kemenangan, satu imbang, dan hanya satu kali kalah dari enam laga.
| Parameter Statistik | Real Betis 🇪🇸 | Feyenoord 🇳🇱 |
| Rekor Pertemuan (H2H) | 1 Kemenangan (2-1) | 0 Kemenangan |
| Rekor Lawan Klub Negara Musuh | 4 Menang, 1 Imbang, 1 Kalah | 3 Menang, 1 Imbang, 8 Kalah (di Spanyol) |
| Koleksi Poin UCL 2026/27 | 6 Poin (Sempurna) | 3 Poin |
| Tren Gol Eropa | Minimum 2 gol di 10 laga kandang | Selalu kebobolan di 21 laga tandang UEFA |
Feyenoord sendiri masih dibayangi catatan kelam saat bertandang ke Spanyol, di mana mereka menderita delapan kekalahan dan hanya sanggup mengemas tiga kemenangan dari 12 kunjungan.
Masalah pertahanan makin kentara mengingat gawang Feyenoord tak pernah clean sheet dalam 21 laga tandang terakhir di kompetisi UEFA.
Perkiraan Susunan Pemain (Starting XI)
Kedua tim dipastikan tampil tidak dengan kekuatan penuh akibat hantaman cedera. Real Betis kehilangan Junior Firpo (cedera adduktor) dan Cucho Hernandez (masalah betis), sementara kondisi Aitor Ruibal masih diragukan.
Situasi ini membuka jalan bagi Troy Parrott sebagai penyerang tengah utama, dibantu Antony yang diperkirakan kembali menjadi starter.
Sementara itu, krisis pemain yang dialami Feyenoord jauh lebih serius setelah tujuh pilar utama dipastikan absen, termasuk Goncalo Borges, Jordan Bos, Jakub Moder, Reiss Nelson, Bart Nieuwkoop, Gijs Smal, dan Shaqueel Van Persie.
Tumpuan lini tengah kini berada di pundak Gjivai Zechiel, didampingi Nacho Ferri dan Anis Hadj Moussa sebagai motor serangan.
-
Real Betis (4-3-3): Valles; Ortiz, Bartra, Natan, Gomez; Bernal, Isco, Fornals; Antony, Parrott, Ezzalzouli.
Pelatih: Manuel Pellegrini
-
Feyenoord (4-3-3): Ernst; Read, St. Juste, Watanabe, Marmol; Zechiel, Vanhoutte, Targhalline; Moussa, Ferri, Valente.
Pelatih: Giovanni van Bronckhorst
