Menurutnya, Idzes beberapa kali selalu menghubungi melalui telepon maupun pesan chat untuk memberikan semangat.
“Jay juga ikut merasakan momen-momen ini bersama kami. Dia selalu menelepon dan memberi pesan chat kepada saya. Tentu saja dia sangat sedih tidak bisa berada di sini,” kata Diks dalam konferensi pers jelang pertandingan di SUGBK, Minggu (4/10/2026).
Diks menyebut sengan absennya Idzes tentu menjadi sesuatu yang disayangkan. Meski begitu, dukungan sang pemain tetap dirasakan oleh seluruh tim.
“Dia selalu memberikan dukungan sebisa mungkin dan dia menyaksikan semuanya. Dan ya, sekali lagi, sedih dia tidak ada di sini, tetapi dia tetap menjadi bagian dari kami,” ujarnya.
Selain berbicara mengenai Idzes, Diks juga membagikan pengalamannya kepada pemain-pemain muda Timnas Indonesia yang akan menghadapi pertandingan penting tersebut.
Menurut pemain Borussia Mönchengladbach itu, pertandingan final memiliki tekanan dan situasi yang berbeda dibandingkan pada laga biasa.
Karena itu, para pemain diminta tidak kehilangan konsentrasi dan fokus sejak awal hingga pertandingan berakhir.
“Apa yang coba saya sampaikan kepada beberapa pemain… dari pengalaman saya di laga final, final adalah pertandingan yang suasana nya berbeda. Apa pun bisa terjadi, tetapi jika Anda fokus, itu sudah menyelesaikan separuh perjuangan,” tutur Diks
