Peluang berbahaya hadir melalui sepak pojok. Valeriy Bondar menyambut bola dengan sundulan keras ke arah sudut bawah gawang.
Namun, Josep Martinez tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut. Shakhtar kembali mendapat kesempatan melalui sundulan Ocheretko, tetapi bola masih melebar.
Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti dengan skor imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Inter kembali meningkatkan intensitas serangan. Yann Bisseck mencoba menerobos pertahanan Shakhtar dan masuk ke kotak penalti.
Namun, barisan belakang tim tamu berhasil menghentikan pergerakannya.
Marcus Thuram kemudian melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Riznyk melakukan penyelamatan dengan menepis bola yang mengarah ke gawang.
Inter terus mencari celah untuk memecah kebuntuan. Akan tetapi, upaya mereka sempat terganggu oleh kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni.
Pada menit ke-68, Bastoni harus meninggalkan lapangan setelah menerima dua kartu kuning. Inter pun terpaksa melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Situasi tersebut sempat memberi keuntungan bagi Shakhtar. Namun, Inter justru berhasil mencetak gol ketika pertandingan memasuki menit ke-79.
Carlos Augusto menjadi pencetak gol setelah memanfaatkan serangan balik cepat. Henrikh Mkhitaryan mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kiri.
Augusto menyambut bola di area depan gawang dan menyelesaikannya dengan tembakan mendatar. Bola meluncur masuk tanpa mampu dihentikan Riznyk.
Gol itu membuat Inter unggul 1-0, meski jumlah pemain mereka lebih sedikit daripada lawan.
