Thailand Bermain dengan 10 Orang
Memasuki babak kedua, Thailand mencoba meningkatkan tekanan melalui Supachai Chaided.
Namun, lini belakang Indonesia yang diisi Elkan Baggott dan Justin Hubner mampu mengantisipasi sejumlah serangan Thailand.
Situasi berubah ketika pertandingan memasuki menit ke-80.
Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia.
Pada menit ke-84, tendangan bebas Dean James mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron, sebelum akhirnya masuk ke gawang.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Hanya sekitar tiga menit kemudian, Iklas Sanron membayar kesalahannya dengan mencetak gol untuk Thailand.
Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Drama Extra Time hingga Adu Penalti
Thailand kembali membuat pendukung Indonesia cemas pada babak perpanjangan waktu.
Peeradol Chamratsamee berhasil mencetak gol pada menit ke-111 dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1.
Indonesia tidak menyerah.
Tekanan terus diberikan hingga akhirnya Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116.
Skor kembali imbang 2-2.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama dari titik putih tersebut, Indonesia tampil lebih tenang.
Kapten Thailand, Sarach Yooyen, gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya membentur tiang gawang.
Kiper Indonesia, Emil Audero, kemudian turut menjadi penentu setelah berhasil menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya.
Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti sekaligus memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
