Ketenangan serta perhitungan matang anak didik legenda balap motor Valentino Rossi ini menjadi kunci utama kesuksesan. Memasuki pertengahan lomba, Bezzecchi melancarkan aksi penyalipan yang sempurna untuk mengambil alih barisan paling depan.
Fernandez sempat berusaha membalas, tetapi keunggulan manajemen ban yang dimiliki Bezzecchi membuatnya mampu memperlebar jarak hingga melintasi garis finis pertama.
Kemenangan ini terasa kian spesial bagi Bezzecchi. Usai mengalami nasib kurang beruntung pada sesi Sprint Race sehari sebelumnya akibat terjatuh, rider asal Italia tersebut bangkit dan membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kandidat penantang gelar terkuat musim ini.
Jorge Martin Konsisten, Marc Marquez Mengamankan Poin Ke-6
Di lain sisi, Jorge Martin tampil sangat tenang dalam menjaga posisi podium ketiga. Pembalap asal Spanyol itu mampu mengatur usia ban di tengah tingginya suhu lintasan Mandalika. Tambahan poin dari podium ketiga ini menjadi suntikan yang sangat krusial bagi Martin untuk terus menjaga posisinya dalam perebutan puncak klasemen.
Sementara itu, hasil kurang maksimal dialami Marc Marquez. Sang pemenang Sprint Race sehari sebelumnya harus puas menyudahi balapan di urutan ketujuh.
Kendati sempat melakukan start apik dan bertekad merangsek ke barisan tiga besar, Marquez mengalami kendala pada penyesuaian suhu ban serta ritme motor memasuki paruh kedua balapan.
Menghadapi gempuran pembalap lain di belakangnya, The Baby Alien memilih bermain aman dan fokus mengamankan poin berharga di posisi ketujuh daripada mengambil risiko tinggi.
