Gol yang tercipta pada detik ke-8 pertandingan ini resmi memecahkan rekor sebagai gol tercepat sepanjang sejarah Bundesliga. Rekor sebelumnya tercatat pada detik ke-9 yang dipegang bersama oleh Kevin Volland dan Karim Bellarabi.
Tertinggal di menit-menit awal membuat Bayern tersengat. Mereka langsung meningkatkan intensitas tekanan ke jantung pertahanan tuan rumah. Penyerang tajam Harry Kane beberapa kali mendapatkan peluang emas, namun ketangguhan kiper Augsburg, Finn Dahmen, serta aksi gemilang Michael Olise masih mampu dimentahkan lini belakang tuan rumah.
Aksi Saibari dan Brown Selamatkan Bayern dari Kekalahan
Meski terus menekan, Bayern sempat frustrasi setelah gol akrobatik dari Luis Diaz dianulir oleh wasit karena penyerang sayap tersebut sudah berada dalam posisi offside. Kendati demikian, Die Roten tidak menyerah.
Empat menit setelah insiden tersebut, Ismael Saibari sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ia dengan tenang menuntaskan umpan terobosan matang yang dikirimkan oleh Harry Kane.
Namun, kejutan dari Augsburg belum berhenti. Memasuki menit ke-64, tuan rumah kembali unggul. Tembakan keras Calvin Brackelmann sempat ditepis oleh Neuer, namun bola muntah langsung disambar oleh Rodrigo Ribeiro untuk mengubah skor menjadi 2-1 bagi keunggulan Augsburg.
Bayern kembali harus gigit jari setelah gol Serge Gnabry pada menit ke-73 kembali dianulir wasit akibat offside usai menerima umpan tarik Kane.
Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan tim tamu akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-80. Umpan matang dari Harry Kane berhasil dikonversi menjadi gol oleh Nathaniel Brown, sekaligus menjadi gol perdana sang pemain bagi klub.
Gagal Menang, Bayern Tetap di Bawah Dortmund
Pada sisa waktu pertandingan, Bayern terus memburu gol kemenangan. Gencarnya serangan nyaris membuahkan hasil ketika tendangan Serge Gnabry membentur tiang gawang. Peluang emas dari Michael Olise dan Tom Bischof juga berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh Finn Dahmen.
