Bahkan, Leeds sempat mengancam lebih dulu melalui aksi Noah Okafor. Beruntung bagi Arsenal, Bukayo Saka yang rajin membantu pertahanan mampu menyapu bola dan hanya menghasilkan sepak pojok untuk tim tamu.
Peluang emas pertama Arsenal baru tercipta pada menit ke-20. Menerima umpan silang terukur, Kai Havertz melepaskan sundulan terarah ke gawang. Namun, kiper Leeds United, James Trafford, tampil sigap untuk menangkap bola dengan sempurna.
Leeds yang mengandalkan serangan balik cepat tidak tinggal diam. Anton Stach mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti, tetapi sepakannya secara tidak sengaja terhalang oleh rekannya sendiri, Jayden Bogle. Bogle berusaha memanfaat bola liar tersebut dengan melepas tembakan mendatar, tetapi kiper David Raya bergerak cepat mengamankan si kulit bundar.
Menjelang akhir babak pertama, Raya kembali menunjukkan kualitasnya sebagai benteng terakhir Arsenal. Ia secara beruntun menggagalkan sundulan keras Ampadu dari situasi bola mati serta menepis ancaman berbahaya dari Gabriel Gudmundsson. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Drama Tiga Gol dan Aksi Penentu Bruno Guimaraes
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat drastis. Arsenal langsung menggebrak lewat aksi Martin Odegaard. Menerima umpan matang hasil kreasi Noni Madueke, Odegaard melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis secara luar biasa oleh Trafford.
Di tengah gempuran tuan rumah, Leeds United justru berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu. Berawal dari skema serangan balik terencana, Ao Tanaka melepaskan tembakan yang sempat dibendung Raya. Namun, bola muntah langsung disambar oleh James Justin yang berdiri bebas di tiang jauh. Gol tersebut membawa Leeds unggul 1-0 dan membuat publik Emirates terpukul.
