Indonesia sendiri memastikan tempat di final setelah tampil impresif di Grup A. Kemenangan 9-2 atas Bangladesh membuat Indonesia mengakhiri fase grup di posisi pertama, unggul produktivitas gol atas Malaysia yang berada di peringkat kedua.
Bagi Dedi, keberhasilan timnas mencapai final merupakan sesuatu yang patut disyukuri.
Ia berharap perjalanan Indonesia di turnamen ini bisa berakhir dengan pencapaian terbaik.
Ia juga melihat final melawan Thailand sebagai peluang bagi Timnas Indonesia untuk menciptakan sejarah baru sekaligus menghilangkan julukan “raja runner-up” yang selama ini melekat.
“Pasti ini kabar bagus buat persepakbolaan Indonesia. Apalagi kita tahu Timnas sering disebut ‘raja runner-up’.
Ini kesempatan Indonesia untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa membuat sejarah dan menjadi nomor satu di ASEAN,” ujar Dedi.
