Walaupun belum bisa bermain, Gakuto tetap mengikuti perkembangan Persib dari luar lapangan.
Ia memperhatikan penampilan rekan-rekannya sekaligus memikirkan hal yang bisa dilakukannya untuk membantu tim ketika sudah kembali bermain.
“Sambil menonton pertandingan, saya membayangkan apa yang bisa saya lakukan untuk berkontribusi kepada tim ketika nanti saya bermain,” ucapnya.
Perkembangan kondisi fisik membuat keinginannya untuk segera tampil semakin besar. Ia merasa kondisinya terus membaik dan mulai lebih siap untuk kembali bertanding.
“Sekarang kondisi fisik saya semakin membaik dan saya semakin siap untuk bertanding, jadi keinginan saya untuk segera bermain juga perlahan-lahan semakin besar,” ujarnya.
Bagi Gakuto, cedera kali ini menjadi pengalaman yang cukup berat. Apalagi, ia mengalaminya tidak lama setelah bergabung dengan klub baru.
“Ini pertama kalinya saya mengalami cedera tepat setelah bergabung dengan klub baru. Bahkan ketika musim sudah dimulai, hanya saya yang belum bisa bermain,” tutur Gakuto.
Situasi tersebut membuatnya merasa kecewa. Ketika kompetisi sudah berjalan, ia justru belum bisa membantu Persib secara langsung di lapangan.
“Cedera saya juga tidak kunjung membaik, dan sejujurnya, sangat berat bagi saya karena tidak bisa memberikan kontribusi apa pun kepada tim. Ada kalanya saya juga merasa kesepian,” ungkapnya.
Di tengah masa pemulihan, Gakuto mendapat dukungan dari rekan-rekan setim dan staf Persib.
