Tekanan tanpa henti dari Barcelona akhirnya memaksa barisan pertahanan Getafe melakukan kesalahan fatal. Zaid Romero kehilangan penguasaan bola di area krusial dekat kotak penaltinya sendiri. Gabriel Jesus yang berada dalam posisi bebas tak menyia-nyiakan hadiah tersebut. Dengan tenang, penyerang asal Brasil itu melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang Soria untuk mengemas gol kedua Barcelona. Kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Penegasan Kemenangan Lewat Jules Kounde
Memasuki babak kedua, Hansi Flick tak meminta anak asuhnya mengendurkan tempo. Barcelona terus mengurung pertahanan Getafe dan menciptakan sederet peluang emas. Gabriel Jesus hampir saja mencetak gol keduanya malam itu melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Gerard Martin, namun bola masih melayang tipis di atas mistar gawang.
Kiper Getafe, David Soria, sebenarnya tampil cukup tangguh di babak kedua dengan melakukan beberapa penyelamatan krusial. Ia berhasil menggagalkan peluang satu-lawan-satu dari Anthony Gordon menggunakan kakinya, serta menepis tembakan melengkung Dani Olmo dengan refleks satu tangan menjelang menit ke-60.
Namun, ketangguhan Soria akhirnya runtuh juga pada pertengahan babak kedua. Menerima umpan manja dari Lamine Yamal di sisi sayap, Jules Kounde yang menyusur naik ke depan langsung menyambar bola dari jarak dekat. Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-0 sekaligus mengunci kemenangan Barcelona.
Di sisa waktu pertandingan, Barcelona masih sempat mengancam lewat Fermin Lopez yang mendapatkan peluang emas melalui eksekusi voli kaki kiri, walau arahnya masih membumbung tinggi. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 3-0 tetap bertahan untuk keunggulan tim tuan rumah.
