Mengingat rekam jejak kedua pabrikan pada generasi sebelumnya, sangat besar kemungkinan bahwa kedua ponsel pintar ini pada dasarnya adalah perangkat yang sama namun dipasarkan dengan dua nama berbeda.
Sebagai kilas balik, vivo resmi meluncurkan vivo T5x pada bulan Maret lalu. Di waktu yang berdekatan, iQOO juga memperkenalkan iQOO Z11x ke publik. Setelah dibedah lebih dalam, kedua ponsel tersebut membagikan spesifikasi teknis, rancangan desain, dan fitur utama yang identik.
Perbedaan mencolok praktis hanya terletak pada penamaan merek, elemen estetika minor, serta kustomisasi antarmuka pengguna (user interface) yang disesuaikan dengan fokus segmen masing-masing.
Strategi rebranding atau meluncurkan perangkat berspesifikasi sama di bawah dua bendera berbeda seperti ini memang umum dilakukan oleh produsen teknologi.
Langkah ini memungkinkan perusahaan menjangkau basis konsumen yang lebih luas, baik melalui saluran penjualan resmi vivo maupun target pasar anak muda yang menjadi fokus utama lini iQOO.
Menanti Bocoran Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Hingga saat ini, dokumen dari Bluetooth SIG baru mengonfirmasi aspek sertifikasi konektivitas nirkabel. Rincian mengenai lembar spesifikasi utama seperti jenis prosesor (chipset), kapasitas baterai, konfigurasi kamera, teknologi pengisian daya cepat (fast charging), hingga panel layar yang digunakan masih disimpan rapat oleh pihak produsen.
Meskipun informasi detailnya masih berupa spekulasi dan prediksi industri, publik mengantisipasi adanya peningkatan performa yang cukup signifikan dibanding lini T5x dan Z11x.
