Jika dibandingkan secara langsung dengan generasi pendahulunya, yaitu iQOO 15, sensor terbaru pada iQOO 16 ini diklaim mampu menyerap asupan cahaya hingga 79 persen lebih banyak.
Peningkatan signifikan ini menjamin hasil foto yang tetap jernih dan tajam dalam kondisi pencahayaan yang sangat menantang, seperti pengambilan gambar pada malam hari (low-light) maupun situasi minim cahaya di dalam ruangan.
Guna memaksimalkan potensi sensor tersebut, iQOO memadukan kamera utamanya dengan teknologi pencitraan Super HDR hasil pengembangan mandiri serta mesin rekonstruksi optik NICE 3.0.
Sistem kamera flagship ini juga ditunjang oleh teknologi stabilisasi gambar bersertifikasi CIPA 5.5 untuk meminimalisir getaran dan guncangan tangan saat pengguna mengambil foto atau merekam video berkecepatan tinggi.
Kombinasi sensor besar, pemrosesan citra matang, dan sistem stabilisasi tingkat tinggi ini dirancang untuk menghasilkan detail gambar yang sangat tajam pada area terang tanpa mengorbankan informasi visual di area bayangan.
Berdasarkan bocoran dari tipster ternama Digital Chat Station, kamera utama 50MP dengan sensor Omnivision OV50Q tersebut didampingi oleh lensa ultra-wide 50MP dan kamera telefoto periskop Sony IMX882 50MP yang mendukung optical zoom hingga 3 kali.
