3. Baterai Monster dan Ketahanan Daya
Sektor daya menjadi nilai jual paling menonjol dari OPPO A7 Series.
- OPPO A7 Pro Max: Dibekali baterai jumbo berkapasitas 10.000 mAh. Ponsel ini sanggup bertahan hingga 40,3 jam untuk video playback, 15 jam bermain game MOBA, atau standby hingga 39 hari.
- OPPO A7 Pro 5G: Menyimpan baterai berkapasitas 8.000 mAh yang mampu menyokong video playback hingga 26,6 jam dan waktu standby 38 hari.
Luar biasanya, OPPO mengklaim baterai ini dirancang memiliki daya tahan jangka panjang hingga 6 tahun penggunaan.
Walau membawa baterai raksasa, profil bodi keduanya tetap dibuat ramping dan ergonomis. OPPO A7 Pro Max memiliki ketebalan 8,6 mm (bobot 224 gram), sedangkan OPPO A7 Pro 5G hadir sedikit lebih tipis di angka 8,8 mm dengan bobot 205 gram.
4. Layar Visual: Ringkas vs Serba Luas
Pengalaman visual pada kedua smartphone ini disesuaikan dengan preferensi pengguna yang berbeda:
- OPPO A7 Pro 5G: Menargetkan pengguna yang menyukai HP compact. Mengusung layar AMOLED 6,57 inci (resolusi 1080p) yang nyaman digenggam satu tangan, didukung refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 1200 nits.
- OPPO A7 Pro Max: Menghadirkan layar AMOLED lebih luas berukuran 6,78 inci dengan resolusi tajam 1,5K dan kecerahan puncak 1400 nits. Layar lebar ini sangat ideal untuk menonton konten multimedia maupun navigasi jalan.
5. Sektor Kamera dan Perekaman Video
Di sektor fotografi, keduanya dibekali kamera utama 50 MP, lensa monokrom 2 MP, serta kamera selfie 50 MP dengan sudut pandang ultra-wide 100°.
Namun, terdapat perbedaan teknis yang unik:
OPPO A7 Pro Max sudah dilengkapi fitur stabilisasi OIS (Optical Image Stabilization) pada kamera utamanya, namun perekaman videonya dibatasi pada resolusi 1080p 30 FPS.
