Sebagai solusi atas kekhawatiran ini, Samsung berkomitmen menyematkan indikator lampu LED khusus di bagian dalam maupun luar bingkai kacamata.
Indikator ini akan menyala secara otomatis untuk menandakan bahwa proses perekaman atau pengambilan gambar sedang berlangsung.
Bahkan, jika lampu indikator eksternal tersebut tertutup atau sengaja dimatikan, sistem akan otomatis menonaktifkan fitur perekaman demi menjaga privasi publik.
Regulator perlindungan data di Korea Selatan juga dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan Samsung untuk memastikan regulasi transparansi ini berjalan dengan baik.
Melangkah ke ranah kompetisi pasar, Samsung akan masuk ke dalam segmen kacamata AI tanpa layar yang saat ini masih didominasi oleh Meta.
Berdasarkan data riset dari Counterpoint Research, model kacamata cerdas tanpa layar diproyeksikan masih memegang porsi terbesar di pasar AI glasses pada tahun 2026 ini.
Peluncuran Intelligent Eyewear pada November mendatang akan menjadi babak baru yang krusial bagi Samsung dan Google dalam memperluas dominasi ekosistem Android XR secara global, membuktikan bahwa masa depan komputasi cerdas kini semakin dekat dan menyatu dengan gaya hidup modern.***
