Bezel-nya dibuat sangat tipis, hanya 0,96mm, menghasilkan rasio layar-ke-bodi mencapai 96,3%.
Layar ini mampu mencapai tingkat kecerahan 1.900 nits dalam mode kecerahan tinggi dan puncaknya hingga 5.000 nits, serta dilindungi oleh kaca tangguh Gorilla Glass 7i.
Di balik layarnya, tersembunyi kamera selfie 16MP generasi kesembilan hasil kolaborasi dengan BOE serta sensor pemindai sidik jari ultrasonik.
Sektor fotografi belakang juga tak kalah mumpuni. Terdapat kamera utama 50MP yang dilengkapi fitur OIS (Optical Image Stabilization) dan kemampuan perekaman video hingga resolusi 8K, disandingkan dengan kamera ultrawide 50MP.
Sistem Pendingin Cair RGB 5-Lapis yang Futuristik
Salah satu daya tarik utama dari ponsel ini adalah estetika dan sistem termalnya. Pencahayaan RGB terletak pada modul pendingin cair melingkar di bagian belakang yang secara interaktif dapat bereaksi terhadap aksi atau visual dalam game.
Sistem pendingin cair dual-loop ini mengelilingi area CPU dan baterai. Pompa mikro-nya tercatat 85% lebih bertenaga dibandingkan milik RedMagic 11 Pro+, tetapi hanya mengonsumsi daya sebesar 20mW.
Pendingin cair ini bekerja bahu-membahu dengan kipas fisik yang dapat berputar hingga 25.500 RPM (berperingkat IPX8), material graphene, vapor chamber, dan logam cair (liquid metal) dalam skema pengaturan termal “lima lapis”.
