Masuk ke bagian layar utama (foldable), keduanya sama-sama mengusung bentang seluas 8 inci dengan dukungan refresh rate 120Hz yang sangat mulus.
Kendati demikian, Galaxy Z Fold8 Ultra mendatangkan resolusi layar lipat yang jauh lebih tajam, yakni 2256 x 2504 piksel (dibandingkan 1968 x 2184 piksel pada Fold7).
Tidak ketinggalan, Samsung menyematkan lapisan anti-reflektif (anti-reflective coating) serta tingkat kecerahan puncak yang menembus angka 3.000 nits, membuat visibilitas di bawah terik matahari menjadi sangat nyaman.
Sementara itu, untuk layar luar (cover screen), keduanya tetap mempertahankan ukuran 6.5 inci berpanel Dynamic AMOLED 2X berkecepatan 120Hz.
2. Peningkatan Signifikan pada Sektor Kamera Ultrawide
Bagi para pencinta fotografi mobile, sektor kamera tentu menjadi sorotan utama. Pada kamera utama (wide), kedua ponsel ini sama-sama dibekali sensor beresolusi raksasa 200 MP dengan bukaan f/1.7 yang mampu menghasilkan detail gambar luar biasa tajam.
Pembaruan besar justru terjadi pada lensa kamera ultrawide. Galaxy Z Fold8 Ultra kini mengandalkan sensor beresolusi 50 MP (f/1.9), melompat jauh meninggalkan Galaxy Z Fold7 yang masih menggunakan sensor 12 MP (f/2.2).
Peningkatan resolusi ini berdampak langsung pada ketajaman foto sudut lebar serta performa fotografi low-light atau malam hari yang jauh lebih bersih dari noise.
Adapun untuk kamera telephoto (10 MP dengan 3x optical zoom) serta kamera selfie baik di luar maupun di dalam (10 MP f/2.2), keduanya sama sekali tidak mengalami perubahan spesifikasi.