Angka ini memastikan gerakan animasi, navigasi, dan gameplay terasa jauh lebih halus dibandingkan ponsel standar.
Panel visual tersebut memanfaatkan teknologi pemancar cahaya pTSF generasi keempat buatan Visionox. Inovasi pTSF ini dirancang secara efisien untuk menekan konsumsi daya baterai tanpa mengorbankan ketajaman warna maupun kualitas visual visualnya.
Dengan refresh rate 185Hz, judul-judul game yang mendukung frame rate tinggi dapat dijalankan secara maksimal.
Meskipun demikian, pihak iQOO sejauh ini belum membeberkan detail ukuran diagonal layar maupun tingkat kecerahan puncak (peak brightness) dari lini Neo 12 ini.
Dapur Pacu Sangar: Snapdragon 8 Elite Gen 5 & Chip Gaming Q3
Untuk urusan performa, iQOO Neo 12 mempercayakan dapur pacunya pada chipset flagship Qualcomm generasi terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Demi mengoptimalkan pengolahan grafis, pemrosesan chipset utama tersebut turut dipadukan dengan chip gaming khusus kustomisasi iQOO, yaitu Chip Gaming Q3.
Kolaborasi ganda dual-chip ini ditujukan untuk menjaga kestabilan frame rate sekaligus mereduksi beban kerja processor utama saat memainkan game berat.
Selain itu, bocoran pengujian benchmark di situs Geekbench mengindikasikan bahwa iQOO Neo 12 kemungkinan besar dibekali besaran RAM hingga 16GB.
Sistem operasinya diperkirakan meluncur dengan Android 17 yang dilapisi antarmuka OriginOS 7 terbaru. Kendati demikian, kapasitas RAM dan kepastian sistem operasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi saat peluncuran.
