Berbicara soal pendinginan, Huawei merancang ulang sistem termal menggunakan vapor chamber dua lapis, material thermal liquid metal, serta struktur kapiler baru.
Hasilnya, efisiensi pendinginan meroket hingga 80 persen, sementara kemampuan pendinginan secara keseluruhan meningkat hingga 30 persen.
Tidak kalah memukau, lini tablet juga kedatangan MatePad Pro Max yang tampil super tipis dengan ketebalan sekitar 4,7 mm dan bobot mulai dari 499 gram.
Perangkat ini mengandalkan konstruksi full-metal unibody dengan Cloud Falcon Architecture serta teknik sambungan tradisional Tiongkok, mortise and tenon, untuk memastikan struktur bodi tetap sangat kokoh meski dimensinya tipis.
Teknologi Layar Mutakhir dan Eksplorasi Laptop Lipat
Huawei konsisten menghadirkan kenyamanan visual terbaik melalui teknologi layar PaperMatte.
Pada MatePad Pro 12.2, misalnya, sudah disematkan panel Tandem OLED yang menggabungkan dua lapisan OLED guna mendongkrak tingkat kecerahan sekaligus efisiensi daya.
Layar beresolusi 2800 x 1840 piksel ini mendukung refresh rate hingga 144Hz. Khusus varian PaperMatte, tingkat kecerahan puncaknya bahkan mampu menyentuh angka 2000 nits.
Berkat proses nano-level etching, pantulan cahaya dan efek sparkle dapat diredam secara signifikan tanpa mengorbankan ketajaman detail gambar.
Selain itu, Huawei terus menunjukkan taringnya dalam inovasi form factor lewat kehadiran MateBook Fold 18. Perangkat laptop layar lipat ini menawarkan bentang layar seluas 18 inci ketika dibentangkan sepenuhnya.
